Desa Mlokomanis Wetan, Kabupaten Wonogiri – Mahasiswa Tim I Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) periode Januari-Februari 2026 melaksanakan program Rancang Bangun Rocket Stove Incinerator Sederhana sebagai Solusi Pengolahan Limbah Padat Minim Emisi di Desa Mlokomanis Wetan. Program ini bertujuan untuk memberikan alternatif pengolahan limbah padat rumah tangga yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan mudah diterapkan oleh masyarakat desa.
Latar belakang kegiatan ini adalah masih terbatasnya sistem pengelolaan limbah padat di tingkat desa, yang sering kali berujung pada pembakaran terbuka atau penumpukan sampah. Rocket stove incinerator dipilih karena memiliki prinsip pembakaran bersuhu tinggi dengan aliran udara terkontrol, sehingga mampu meningkatkan efisiensi pembakaran sekaligus menekan emisi asap dan gas sisa pembakaran yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan. Dalam perancangannya, Rico Rohmat Ardian dari jurusan Teknik Sipil berperan dalam pembuatan model 3D, gambar kerja, serta simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk menganalisis aliran udara dan distribusi suhu, yang kemudian direalisasikan menjadi incinerator sederhana sesuai kondisi desa. Perencanaan biaya dilakukan oleh Dilla Syafira Amalia dari jurusan Manajemen dan Administrasi Logistik melalui penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), sementara Salma Khoirun Nafisah dari jurusan Bioteknologi menyusun booklet panduan operasional yang mencakup prinsip kerja, penggunaan, dan aspek keselamatan. Aspek pemantauan sistem didukung oleh Muhamad Gilman Haekal dari jurusan Teknik Elektro melalui perancangan instrumen pemantau suhu agar proses pembakaran berlangsung optimal dan minim emisi.
Sebagai pengesahan program rancang bangun rocket stove incinerator sederhana secara resmi diserahkan oleh mahasiswa Tim I KKN Universitas Diponegoro kepada pihak Desa Mlokomanis Wetan. Kegiatan penyerahan ini disambut dengan baik oleh perangkat desa dan perwakilan masyarakat, yang menilai inovasi tersebut sebagai solusi yang relevan dan aplikatif dalam mendukung pengelolaan limbah padat desa. Pihak desa mengapresiasi upaya mahasiswa dalam menghadirkan teknologi tepat guna yang mudah dioperasikan, efisien, dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan, serta berharap hasil program ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan desa.
Hasil program rancang bangun rocket stove incinerator sederhana diserahkan secara langsung kepada warga, yang diwakili oleh Bapak Agung selaku Kepala RW 01 Dusun Segeroh sekaligus pemilik lahan tempat implementasi incinerator. Penyerahan ini disambut dengan baik dan antusias oleh pihak warga, yang mengapresiasi kehadiran teknologi tersebut sebagai solusi pengolahan limbah padat yang lebih aman dan minim emisi. Bapak Agung menyampaikan harapannya agar rocket stove incinerator ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar serta menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna yang mendukung kebersihan lingkungan dan keberlanjutan di Desa Mlokomanis Wetan.