Mlokomanis Wetan, Wonogiri - Dalam upaya mendukung penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal, mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan bertema pengolahan hasil pangan berupa demonstrasi memasak Pudding Jagung “Lumicorn”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 4 Februari 2026 pukul 20.00 WIB dan diikuti oleh masyarakat setempat serta ibu-ibu Dawis. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan warga dalam mengembangkan pemanfaatan jagung sebagai bahan pangan alternatif bernilai tambah.
Kegiatan diawali dengan demonstrasi langsung proses pembuatan pudding jagung yang diperagakan oleh ibu-ibu Dawis. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk melihat secara langsung bahwa jagung dapat dikembangkan menjadi produk olahan modern seperti pudding yang memiliki potensi nilai jual. Mahasiswa turut memberikan penjelasan mengenai anggaran biaya serta peluang pengembangan produk pangan olahan sebagai bagian dari upaya diversifikasi pangan di tingkat rumah tangga.
Selain praktik memasak, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi mengenai Optimalisasi Peningkatan Penjualan Produk Hasil Pangan melalui E-commerce dan Media Sosial. Mahasiswa memperkenalkan pemanfaatan platform digital sebagai sarana promosi dan pemasaran produk UMKM, mulai dari pengenalan media sosial, konsep pemasaran sederhana, hingga pentingnya kemasan produk yang menarik.
Sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang, mahasiswa juga mempresentasikan konsep Perancangan Layout Rumah Produksi UMKM. Materi ini membahas pentingnya penataan ruang produksi yang higienis, efisien, dan terorganisir guna mendukung keberlanjutan usaha pengolahan pangan di tingkat desa. Konsep layout rumah produksi ini diharapkan dapat menjadi referensi awal bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha olahan pangan secara lebih serius dan terstruktur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk mengoptimalkan potensi pangan lokal, khususnya jagung, sebagai produk olahan bernilai tambah yang dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga.