Perkembangan teknologi informasi telah mendorong terjadinya transformasi dalam berbagai aspek pelayanan publik, termasuk di tingkat desa. Digitalisasi layanan desa menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta transparansi dalam pengelolaan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program kerja penerapan sistem digital pada layanan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan PAMSIMAS di Desa Mlokomanis Wetan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Ahmad Aldani Herlangga, mahasiswa Jurusan Teknik Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro pada tanggal 6 Februari 2026. Lokasi kegiatan bertempat di Dusun Segeroh, Desa Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, dengan sasaran utama pengurus KDMP, pengelola PAMSIMAS, serta perangkat desa yang terlibat dalam proses pelayanan administrasi.
Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada kondisi pelayanan yang masih didominasi oleh sistem manual, baik dalam pencatatan data, pengelolaan informasi, maupun penyampaian layanan kepada masyarakat. Sistem manual dinilai memiliki keterbatasan, antara lain rentan terhadap kesalahan pencatatan, sulit dalam pencarian data, serta kurang mendukung transparansi dan akuntabilitas. Oleh karena itu, penerapan sistem digital dipandang sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan desa. Program kerja ini difokuskan pada pengenalan dan penerapan sistem digital sederhana yang dapat digunakan dalam pengelolaan layanan KDMP dan PAMSIMAS. Kegiatan meliputi sosialisasi konsep digitalisasi layanan, pendampingan penggunaan media digital untuk pencatatan dan pengelolaan data, serta edukasi mengenai pentingnya sistem informasi yang tertata dan terdokumentasi dengan baik. Pendekatan yang digunakan bersifat edukatif dan aplikatif, sehingga pengelola layanan dapat langsung memahami dan menerapkan sistem yang diperkenalkan.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan sistem digital memberikan dampak positif terhadap efektivitas pelayanan. Proses administrasi menjadi lebih terstruktur, data lebih mudah diakses dan diperbarui, serta informasi layanan dapat dikelola dengan lebih transparan. Selain itu, digitalisasi juga membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan layanan KDMP dan PAMSIMAS karena adanya kejelasan dan keterbukaan informasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai fasilitator transformasi digital di tingkat desa. Diharapkan, penerapan sistem digital pada layanan Koperasi Desa Merah Putih dan PAMSIMAS dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan desa yang modern, efektif, dan transparan. Publikasi kegiatan ini melalui web desa “Sentuh Desaku” diharapkan dapat menjadi sarana dokumentasi sekaligus inspirasi bagi pengembangan layanan desa di masa mendatang. Penulis : Ahmad Aldani Herlangga